Timnas U-23 Indonesia berhasil melaju ke final cabang sepakbola SEA Games XXVI setelah di babak semifinal menekuk tamunya Vietnam dua gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (19/11).
Di partai final pasukan Rahmad Darmawan sudah ditunggu oleh Malaysia yang di laga sebelumnya sukses menekuk Myanmar 1-0. Laga melawan Malaysia akan menjadi ajang balas dendam karena di penyisihan Grup A, Indonesia kalah 0-1.
Duet penyerang asal Papua, Patrich Wanggai dan Titus 'Tibo' Bonai, kembali menjadi pahlawan Indonesia dengan sama-sama menyumbang satu gol.
Indonesia langsung keluar menyerang sejak awal laga dengan mengandalkan kecepatan Andik Vermansyah dan Okto Maniani. Sebuah peluang didapat Wanggai saat gagal mengontrol bola dengan sempurna di depan gawang Vietnam.
Indonesia seharusnya mampu memimpin pada menit ke-17 bila saja kiper Vietnam Tran Buu Ngoc tidak tampil gemilang menepis tendangan rendah Okto.
Semenit kemudian, tendangan bebas kapten Egi Melgiansyah yang membentur pagar betis masih mampu diamainkan oleh Tran.
Pada menit ke-25, Tran kembali dipaksa bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari tendangan Tibo. Beberapa saat kemudian pertandingan terhenti beberapa menit akibat cedera parah yang dialami Tran. Beruntung bagi Vietnam karena Tran masih bisa melanjutkan pertandingan.
Vietnam sendiri sangat kesulitan membahayakan pertahanan Indonesia berkat disiplinnya Gunawan Dwi Cahyo dan Abdul Rahman.
Sesaat sebelum jeda, Indonesia kembali mendapat peluang saat tandukan Mahadirga Lasut masih tepat ke arah Tran.
Di awal babak kedua, Tibo seharusnya bisa membawa Indonesia membuka keunggulannya ketika sudah berhadapan dengan Tran, sayang tembakannya masih melebar.
Vietnam mulai berani keluar menyerang. Sebuah peluang didapat salah seorang pemain Vietnam yang masih bisa digagalkan kiper Kurnia Meiga.
Publik Gelora Bung Karno akhirnya bersorak gembira saat laga berjalan sejam ketika tendangan bebas Wanggai yang membentur pagar betis bersarang ke gawang Tran.
Tibo memiliki peluang menggandakan keunggulan Indonesia di menit 74 ketika tendangan volinya masih bisa diamankan Tran. Dua menit kemudian giliran tendangan keras Egy yang ditepis Tran.
Indonesia menggandakan keunggulannya pada menit 89 lewat gol Tibo. Tendangan keras kaki kiri pemain Persipura Jayapura itu mengenai kaki bek Vietnam sehingga mengecoh Tran.
Di penghujung laga, Wanggai nyaris menambah pundi-pundi golnya andai tendangannya yang sudah gagal dijangkau Tran tidak dihalau bek Vietnam.
Indonesia seharusnya mampu memimpin pada menit ke-17 bila saja kiper Vietnam Tran Buu Ngoc tidak tampil gemilang menepis tendangan rendah Okto.
Semenit kemudian, tendangan bebas kapten Egi Melgiansyah yang membentur pagar betis masih mampu diamainkan oleh Tran.
Pada menit ke-25, Tran kembali dipaksa bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari tendangan Tibo. Beberapa saat kemudian pertandingan terhenti beberapa menit akibat cedera parah yang dialami Tran. Beruntung bagi Vietnam karena Tran masih bisa melanjutkan pertandingan.
Vietnam sendiri sangat kesulitan membahayakan pertahanan Indonesia berkat disiplinnya Gunawan Dwi Cahyo dan Abdul Rahman.
Sesaat sebelum jeda, Indonesia kembali mendapat peluang saat tandukan Mahadirga Lasut masih tepat ke arah Tran.
Di awal babak kedua, Tibo seharusnya bisa membawa Indonesia membuka keunggulannya ketika sudah berhadapan dengan Tran, sayang tembakannya masih melebar.
Vietnam mulai berani keluar menyerang. Sebuah peluang didapat salah seorang pemain Vietnam yang masih bisa digagalkan kiper Kurnia Meiga.
Publik Gelora Bung Karno akhirnya bersorak gembira saat laga berjalan sejam ketika tendangan bebas Wanggai yang membentur pagar betis bersarang ke gawang Tran.
Tibo memiliki peluang menggandakan keunggulan Indonesia di menit 74 ketika tendangan volinya masih bisa diamankan Tran. Dua menit kemudian giliran tendangan keras Egy yang ditepis Tran.
Indonesia menggandakan keunggulannya pada menit 89 lewat gol Tibo. Tendangan keras kaki kiri pemain Persipura Jayapura itu mengenai kaki bek Vietnam sehingga mengecoh Tran.
Di penghujung laga, Wanggai nyaris menambah pundi-pundi golnya andai tendangannya yang sudah gagal dijangkau Tran tidak dihalau bek Vietnam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar